Konstruksi dari baterai (accu)

Posted on

Bsierad.com – beberapa postingan lalu telah dibahas tentang cara pengisian baterai (accu) dan perawatan baterai (accu). Selain mengetahui cara pengisian dan perawatan dari accu kita juga harus tahu Konstruksi dari baterai (accu). Seperti apa sih Konstruksi dari baterai (accu) ? 

Konstruksi Baterai (accu)

Baterai terdiri dari beberapa komponen antara lain : Kotak  baterai, terminal baterai, elektrolit baterai, lubang elektrolit baterai,  tutup baterai dan sel baterai. Dalam satu baterai terdiri dari beberapa sel baterai, tiap sel menghasilkan tegangan 2 – 2,2 V. Baterai 6 V terdiri dari 3 sel, dan baterai 12 V mempunyai 6 sel baterai yang dirangkai secara seri.

Tiap sel baterai mempunyai lubang untuk mengisi elektrolit baterai, lubang tersebut ditutup dengan tutup baterai, pada tutup terdapat lubang ventilasi yang digunakan untuk mengalirkan uap dari elektrolit baterai. Tiap sel baterai terdapat plat positip, saparator dan plat negatip, plat positip berwarna coklat gelap (dark brown) dan plat negatip berwarna abu-abu metalik (metallic gray).

Baca Juga :  Warcraft dari tahun ke tahun

konstruksi-accu

1. Kotak baterai

Wadah yang menampung elektrolit dan elemen baterai disebut kotak baterai. Ruangan didalamnya dibagi menjadi ruangan sesuai dengan jumlah selnya. Pada kotak baterai terdapat garis tanda upper level  dan lower level , sebagai indicator jumlah elektrolit.

2. Elektrolit Baterai

Elektrolit baterai merupakan campuran antara air suling (H2O) dengan asam sulfat (SO4), komposisi campuran adalah 64 % H2O  dan dan 36 % SO4. Dari campuran tersebut diperoleh elektrolit baterai dengan berat jenis 1,270.

konstruksi-accu2

3.Sumbat Ventilasi

Sumbat ventilasi ialah tutup untuk lubang pengisian elektrolit. Sumbat ini juga berfungsi untuk memisahkan gas hidrogen (yang terbentuk saat pengisian) dan uap asam sulfat di dalam baterai dengan cara membiarkan gas hidrogen keluar lewat lubang ventilasi, sedangkan uap asam sulfat mengembun pada tepian ventilasi dan menetes kembali ke bawah.

Baca Juga :  Templatera Template Manager for Visual Composer v1.1.3

konstruksi-accu3

4. Konstruksi Sell

Baterai terdiri dari beberapa sel dan setiap sel terdiri dari pelat positif dan pelat negatif dan sel ini dibuat dari pelat logam timbel berpori, dengan maksud dan tujuan untuk mempermudah reaksi kimia pada permukaan berpori tersebut sedangkan bahan aktif dari pelat positif adalah timbel dioksida (PbO2) berwarna coklat dan untuk pelat negatif adalah timbel (Pb) berwarna abu – abu.

konstruksi-accu4

 5. Konstruksi blok sel

Batang penghubung sel-sel adalah pelat – pelat yang tergabung di dalam blok blok sel dan pelat positif dibatasi oleh isolasi (separator) yang terbuat dari ebonit atau pelastik kemudian blok – blok sel ini dimasukkan dalam blok baterai yang diisi larutan asam sulfat (H2SO4) serta setiap blok sel menghasilkan tegangan sebesar 2 Volt. konstruksi-accu56. Hubungan blok sel

Baca Juga :  Logo baru GOOGLE di September 2015

Tujuan dari menghubungkan blok – blok sel secara seri adalah untuk memperoleh tegangan yang lebih tinggi misalnya untuk memperoleh tegangan 12 Volt, baterai membutuhkan 6 blok sel yang masing – masing bertegangan 2 Volt.
konstruksi-accu6

Itulah kawan-kawan bsierad.com mengenai konstruksi baterai (accu) Semoga dengan adanya informasi konstruksi baterai (accu) dapat menambah wawasan teman-teman.

Jika ada masukan jangan sungkan-sungkan untuk memberikan komentar demi kemajuan bersama.

Salam.

Gravatar Image

http://bakhtiyar.bsierad.com/

Leave a Reply