Perbedaan VPS KVM dan OpenVZ

Posted on

Bsierad.com –  Masih  dalam edisi main main dengan server. Agak melenceng sedikit dalam bahasan ini adalah tentang virtualisasi yang umum di jual yaitu OpenVZ dan KVM. Berikut ini, perbedaan yang paling mendasar dari 2 jenis virtualisasi VPS yang populer, saya coba menjelaskannya dengan sederhana :

1. OpenVZ

Jenis virtualisasi ini adalah yang paling populer, yang paling sering kita lihat di promo2nya oleh penyedia VPS di lowendbox dsb, berikut kelebihan dari openVZ
– harganya murah, bahkan ada beberapa penyedia yang berani memberikan secara gratis
– spesifikasi tinggi, ada yang menawarkan vcpu 8 core dan ram hingga 8GB dengan harga $7-10an perbulan

Keuntungan lain dari OpenVZ adalah menawarkan sistem pengelolaan yang dinamis antara lain: penggunaan memory, jumlah proses, tingkat penggunaan CPU, penggunaan disk space, dan lain-lain yang semuanya itu dapat dirubah-rubah dalam kondisi VPS tetap running.

Baca Juga :  Templatera Template Manager for Visual Composer v1.1.3

mengapa openVZ bisa menawarkan harga yang murah dengan spesifikasi tinggi?
karena openvz dirancang bisa dilakukan overselling, contohnya pada server host (pusat) spesifikasi hardwarenya ram 32GB, maka seller bisa menjual ke 100 pembeli dan masing masing mendapatkan ram 1GB! dengan perhitungan setiap konsumen rata-rata hanya menggunakan 30% dari ramnya, maka seller akan mendapatkan untung lebih dengan ekstra 68GB yang terjual, pembeli pun merasa untung karena dengan harga yang murah bisa memperoleh VPS dengan kemampuan maksimal ram 1 GB.

kekurangan:
– penggunanan resource berlebihan pada salah satu VPS bisa mempengaruhi kinerja seluruh VPS yang berada pada host/server yang sama
– oleh karena itu, demi menjaga kualitas, beberapa penyedia layanan VPS membatasi beberapa fungsi dari VPS bahkan mensuspend jika ada user yang melewati batas tertentu penggunaan resource.

Baca Juga :  Virus Locky Si Pe-Encrypt File

bagi pengguna website tipe AGC yang membutuhkan resource tinggi, atau website yang memiliki ratusan ribu UV per hari tidak disarankan memilih VPS dengan virtualiasasi OpenVZ

contoh penyedia layanan VPS OpenVZ : interserver, crissicsolution, vpsdime, chichagovps, weloveserver dll

2. KVM (Kernel-Based Virtual Machine)

berbeda dengan openvz, VPS dengan virtualisasi KVM memiliki dedicated RAM dan CPU sendiri per usernya, sehingga kinerja VPS lebih terjamin dan tidak mempengaruhi VPS lainnya dan berada dalam satu host/server. bisa dikatakan KVM adalah semi dedicated server

kelebihan lainnya dari KVM adalah bisa menggunakan OS selain linux, misalnya windows server 2012

namun KVM memiliki kekurangan juga, jika menggunakan KVM, ketika mengubah RAM , CPU atau ukuran hardisk maka VPS harus di matikan dan di restart, tidak bisa dalam keadaan hidup/running seperti di openVZ

Baca Juga :  Cara Cek versi Centos - How to Check Your CentOS Version

harga VPS KVM pun lebih mahal dari openVZ, dikarenakan seller tidak bisa melakukan overselling, oleh karena itu biasanya spesifikasi VPS KVM lebih rendah dibandingkan openVZ.

bagi pengguna website tipe AGC yang membutuhkan resource tinggi, atau website yang memiliki ratusan ribu UV per hari saya sarankan memilih VPS dengan virtualiasasi KVM agar kinerja website anda terjamin.

contoh penyedia layanan VPS KVM : ramnode, digitalocean, vultr dll

Gravatar Image

http://bakhtiyar.bsierad.com/

Leave a Reply